Kasus Bullying Terjadi di SDN 06 Penjaringan Jakarta Utara Predikat “Sekolah Ramah Anak” Dipertanyakan
Sinarduniamedia.com-JAKARTA || Predikat Sekolah Ramah Anak semestinya menjadi jaminan terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Namun, ironi justru terjadi di SD Negeri 06 Penjaringan, Jakarta, menyusul mencuatnya dugaan kasus perundungan (bullying) yang dialami salah satu siswa. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (17/12/2025) dan kini menyita perhatian publik.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, seorang siswa berinisial F diduga menjadi korban tindakan perundungan yang dilakukan oleh teman sekelasnya di dalam ruang kelas SDN 06 Penjaringan. Kejadian ini baru terungkap setelah orang tua korban menerima dan melaporkan adanya video yang memperlihatkan dugaan tindakan kekerasan tersebut. Orang tua korban kemudian meminta pihak sekolah bertindak tegas, memberikan keadilan, serta bertanggung jawab atas kerugian yang dialami anaknya.
Hal tersebut disampaikan secara rinci oleh kuasa hukum orang tua korban, Woko, S.H., dari F&R Law Office Bekasi. Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak dapat ditoleransi, terlebih terjadi di lingkungan sekolah yang menyandang predikat Sekolah Ramah Anak.
Kasus ini memunculkan tanda tanya besar terhadap implementasi program Sekolah Ramah Anak di SDN 06 Penjaringan. Program yang seharusnya menjadi benteng perlindungan bagi peserta didik dinilai belum diterapkan secara optimal. Sejumlah orang tua murid menilai pihak sekolah kurang responsif dalam mencegah maupun menangani kekerasan antarsiswa.

“Kami sangat kecewa. Sekolah menyandang predikat Sekolah Ramah Anak, tetapi kenyataannya anak kami justru menjadi korban bullying,” ujar salah satu orang tua murid kepada kuasa hukum, yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Di sisi lain, para wali murid juga menyoroti lemahnya pengawasan guru, baik saat proses belajar mengajar maupun ketika siswa berada di lingkungan sekolah. Mereka mendesak agar pengawasan diperketat guna mencegah terulangnya kasus serupa.
Kasus perundungan di dunia pendidikan bukanlah hal baru, namun dampak psikologis yang ditimbulkan dapat sangat serius terhadap perkembangan mental dan emosional anak. Oleh karena itu, para orang tua meminta pihak sekolah memberikan sanksi dan pembinaan yang
