Kajian Pengelolaan Sampah di Bantar Gebang di Hadiri anggota DPRD RI
Kota Bekasi – SINAR DUNIA MEDIA GP Ansor Kota Bekasi adakan Dirosah/Kajian Lingkungan terkait fenomena Gunung Sampah di Mahayun Resto Cikeuting Bantar gebang, pada pukul. 09:00 wib s/d 13:00 wib hari Minggu (12/4/2026). Dihadiri oleh Ketua DPC GP Ansor, Ketua PCNU, perwakilan dari unsur TNI-POLRI, Perwakilan MUI, Muspika, dan Wildan Faturrihman Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKB.
Pada saat dikonfimasi Wildan Fatturahman selaku Anggota DPRD Komisi IV, menegaskan yang pertama bahwa sangat mengapresiasi dan menyambut baik langkah kongkret keterlibatan Pemuda-pemudi dalam perbaikan & tata kelola sampah baik dari Kota Bekasi sendiri maupun dari DKI Jakarta.
Ini adalah Gerakan Social control Masyarakat harus tetap dihidupkan demi teejadinya perubahan-perubahan yang lebih baik lagi dalam pengelolaan sampah!
Yang kedua:ini menjadi sinyal kegelisahan yang nyata dari masyarakat yang akan menjadi “ancaman bagi kehidupan dan kesehatan lingkungan”. Kalau ini pengelolaan sampah yang masih itu-itu lagi atau pengelolaan lama karena ini dapat menjadi preseden buruk di masa-masa yang akan datang dan menghancurkan “fenomena kematian massal ekses kepada sanitasi lingkungan hidup.
Oleh sebab itu Saya selaku wakil masyarakat dari dapil Bantar gebang & Rawa Lumbu tidak henti-hentinya untuk terus mengawal kebijakan Pemerintah Kota untuk kebaikan masyarakat tersebut, tegasnya kepada Media Dinamika!
Contohnya untuk dana santunan kematian sampai saat ini belumlah terealisasikan
atas perjanjian di lima tahun kebelakang dalam usia berapapun dapat di dorong melalui BPJS Ketenagakerjaan. Apabila ini di implementasikan secara serius warga dapat di daftarkannya!
Terkait musibah longsor kemarin di TPST Bantar gebang kemarin?
Yang pertama Kita sudah meminta kepada para pengelola untuk mengaudit dan mempublishnya secara umum agar kejadian serupa tidak terjadi kembali.
Yang kedua adalah Kita di DPRD terus menangkap sinyalemen kegelisahan masyarakat
yang ada.
Sampai hari ini DPRD tetap mengawal agar MOU untuk Pembangkit Listrik Tenaga Sampah berjalan dengan baik karena proyek Nasional serta langkah kongkret untuk mengurai tumpukan sampah yang sangat luar biasa serta berdasarkan dari ucapan Presiden pada bulan agustus tahun lalu jumlahnya sampah sudah mencapai 50 ton sampah, dalam closing statementnya!
(Sinar Dunia Media) .
(ANY VERA GULTOM)
