Banyuwangi Juarai Festival Sepak Bola FORSGI Jatim Zona 3 di Godanglegi Malang

Oplus

Malang – Festival Sepak Bola FORSGI Jawa Timur Zona 3 kelompok umur (KU) 10 dan KU 12 yang digelar di Stadion Godanglegi, Kabupaten Malang, Selasa (16/6/2026), berlangsung sukses. Kabupaten Banyuwangi berhasil menjadi juara pada kedua kategori yang dipertandingkan.

Festival yang diikuti tim-tim dari Kabupaten Malang, Kota Malang, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kota Batu, dan Kabupaten Banyuwangi ini menjadi ajang pencarian bibit pesepak bola muda terbaik untuk menghadapi seleksi tingkat Provinsi Jawa Timur.

 

Ketua FORSGI Kabupaten Malang sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Drs. H. Isdianto, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan selama satu bulan, termasuk aspek teknis pertandingan dan dukungan tim medis.

“Festival ini menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian talenta sepak bola usia dini yang nantinya akan diproyeksikan ke tingkat yang lebih tinggi,” katanya.

Pada kategori KU 10, Kabupaten Banyuwangi keluar sebagai juara pertama setelah mengungguli peserta dari daerah lain. Kota Malang menempati posisi kedua, disusul Kota Batu di peringkat ketiga dan Kabupaten Malang di posisi keempat.

Sementara pada kategori KU 12, Kabupaten Banyuwangi kembali meraih gelar juara. Kabupaten Pasuruan berada di posisi kedua, Kota Malang di peringkat ketiga, dan Kabupaten Malang menempati posisi keempat.

Bendahara Pengurus Provinsi FORSGI Jawa Timur, H. Mulyadi, S.T., menjelaskan bahwa pemain-pemain terbaik hasil festival akan mengikuti seleksi tingkat provinsi yang dijadwalkan pada 5 Juli 2026.

“Pemain yang lolos seleksi provinsi nantinya akan mewakili Jawa Timur pada Festival Nasional FORSGI III Tahun 2026 yang akan digelar pada 24 Juli 2026,” ujarnya.

Hasil Festival FORSGI Jatim Zona 3:

KU 10

Juara 1: Kabupaten Banyuwangi

Juara 2: Kota Malang

Juara 3: Kota Batu

Juara 4: Kabupaten Malang

KU 12

Juara 1: Kabupaten Banyuwangi

Juara 2: Kabupaten Pasuruan

Juara 3: Kota Malang

Juara 4: Kabupaten Malang

Melalui festival ini, FORSGI berharap dapat melahirkan pemain-pemain muda berbakat yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas dan disiplin sebagai bekal menuju jenjang yang lebih tinggi.