Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Bakal Dipotong, Menkeu: Bisa Rp 270 Triliun, Mungkin Turun Lagi
Jakarta, 4 Juli 2026 – Menteri Keuangan menyampaikan bahwa anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi mengalami pemotongan signifikan. Nilai anggaran yang semula diproyeksikan mencapai Rp 270 triliun disebut masih bisa turun lebih rendah, seiring dengan penyesuaian fiskal dan kebutuhan prioritas nasional lainnya.
Dalam konferensi pers, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kebijakan ini diambil untuk menjaga keseimbangan keuangan negara di tengah tekanan global.
“Anggaran MBG bisa berada di kisaran Rp 270 triliun, namun tidak menutup kemungkinan akan diturunkan lagi ke level yang lebih rendah. Fokus kami adalah efisiensi dan keberlanjutan fiskal,” ujar Menteri Keuangan.
Pemotongan ini diperkirakan akan berdampak pada:
- Penyesuaian cakupan distribusi program makan bergizi gratis di sekolah-sekolah.
- Penundaan sebagian proyek pendukung logistik dan infrastruktur pangan.
- Peningkatan peran swasta dan masyarakat dalam mendukung pendanaan program gizi anak.
Meski demikian, pemerintah menegaskan komitmen terhadap peningkatan kualitas gizi anak tetap kuat. Program MBG akan terus berjalan dengan strategi efisiensi, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan inisiatif nasional untuk mendukung kesehatan dan kualitas pendidikan anak Indonesia melalui penyediaan makanan bergizi di sekolah. Sejak diluncurkan, MBG menjadi salah satu pilar penting dalam strategi pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Sumber Berita : JawaPos.com
