Acara Pengajian Emak-Emak Militan 08 Doakan Ulang Tahun Sufmi Dasco Ahmad di Masjid Al Manar TVRI
JAKARTA — Ketua Umum Perempuan Prabowo Sayap Perempuan Peduli Nusantara (PPN) Pusat, Ibu Inge Mangundap, mengumpulkan 100 tokoh emak-emak yang mewakili 25 organisasi kemasyarakatan (ormas) pada pagi ini. Pertemuan akbar yang dipimpin oleh para Ketua Umum Emak-Emak Militan 08 ini dikemas dalam bentuk pengajian dan doa bersama di Masjid Al Manar, kompleks TVRI Jakarta. Kegiatan religius tersebut diselenggarakan khusus dalam rangka merayakan milad Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Prof. Dr. Ir. H. Sufmi Dasco Ahmad, S.H., M.H.
Dalam suasana yang penuh kekhusyukan dan kehangatan, para Ketua Umum Emak-Emak Militan 08 secara serentak menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Sufmi Dasco Ahmad. Doa-doa terbaik dilantunkan agar Allah SWT senantiasa memberikan umur yang panjang, kesehatan, kebahagiaan, serta kesuksesan yang berkelanjutan bagi beliau dalam mengabdi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kehadiran para pimpinan ormas perempuan ini menjadi bukti nyata apresiasi dan dukungan moral yang kuat terhadap kiprah sang politisi di kancah nasional.
Dedikasi Sufmi Dasco Ahmad di panggung politik Indonesia dinilai sangat fenomenal oleh jajaran Emak-Emak Militan 08. Selama 18 tahun, sosok yang akrab disapa Komandan Dasco ini setia mendampingi Prabowo Subianto hingga berhasil membawa Partai Gerindra menjadi salah satu partai politik terbesar di tanah air. Tidak hanya itu, perjuangan tak kenal lelah beliau dalam mengawal Prabowo melalui empat kali kontestasi Pemilihan Presiden akhirnya membuahkan hasil manis dengan mengantarkan Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia.
Rekam jejak kepemimpinan Sufmi Dasco Ahmad di lembaga legislatif juga mendapat sorotan khusus. Mengabdi selama tiga periode di DPR RI menjadi bukti sahih atas kapasitas, kapabilitas, dan komitmen beliau dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat luas. Pengalaman matang sebagai politisi handal dinilai mampu menjaga stabilitas pemerintahan melalui berbagai strategi jitu dan diplomasi politik yang solid.
Selain stabilitas politik, kemampuan Komandan Dasco dalam mensinergikan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) menjadi kunci keharmonisan hubungan antar lembaga negara. Pendekatan komunikasi yang inklusif dan persuasif membuat berbagai persoalan kebangsaan yang kompleks dapat diselesaikan dengan tenang dan terukur. Hal inilah yang membuat figur beliau sangat disegani, baik oleh kawan maupun lawan politik di Parlemen.
Di tengah momentum kebahagiaan milad ini, para Ketua Umum Emak-Emak Militan 08 juga menyampaikan aspirasi dan harapan besar terkait agenda krusial bangsa. Mereka mendesak Komisi III DPR RI untuk segera menyelesaikan dan mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset pada tanggal 15 Desember mendatang. Langkah penegakan hukum ini dianggap sangat vital demi memberantas korupsi dan menyelamatkan keuangan negara dari para perampok harta rakyat.
Penegasan mengenai RUU Perampasan Aset tersebut disuarakan karena para emak-emak mengaku tidak rela apabila Komandan Dasco sampai harus mundur dari jabatannya di DPR RI. Mereka mengingatkan adanya kesepakatan dan komitmen yang telah terbangun bersama warga Pati terkait pengesahan undang-undang tersebut. Emak-Emak Militan 08 bertekad akan terus mengawal perjuangan Komandan Dasco agar beliau tetap memimpin di DPR RI dan menuntaskan RUU Perampasan Aset demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.
