Dosen Dorong Efisiensi Produksi Pengolahan Hasil Laut

IMG 20260710 WA0043

Dosen Dorong Efisiensi Produksi Pengolahan Hasil Laut melalui Pengabdian Masyarakat di Toko Krupuk Risma Kota Surabaya

Surabaya – SINAR DUNIA MEDIA  Efisiensi produksi menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah, khususnya pada sektor pengolahan hasil laut. Di Kota Surabaya, produk olahan hasil laut memiliki potensi ekonomi yang besar karena didukung oleh ketersediaan bahan baku, budaya konsumsi masyarakat, serta peluang pasar yang terus berkembang. Dalam konteks tersebut, dosen melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Toko Krupuk Risma Kota Surabaya dengan mengangkat tema “Efisiensi Produksi Pengolahan Hasil Laut di Kota Surabaya”.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi akademisi dalam mendukung penguatan kapasitas pelaku usaha lokal. Toko Krupuk Risma menjadi salah satu contoh usaha pengolahan hasil laut yang memiliki peran dalam menyediakan produk pangan olahan bagi masyarakat, khususnya produk kerupuk berbahan dasar hasil laut. Usaha ini menunjukkan bahwa sektor pangan lokal tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas ekonomi rumah tangga, tetapi juga dapat menjadi bagian dari rantai nilai industri kuliner daerah.

Melalui kegiatan ini, dosen melakukan observasi, diskusi, dan pendampingan terkait proses produksi, pengelolaan bahan baku, efisiensi penggunaan tenaga kerja, pengendalian kualitas produk, serta strategi peningkatan produktivitas usaha. Pengabdian ini diarahkan untuk memahami secara langsung tantangan yang dihadapi pelaku usaha dalam proses pengolahan hasil laut, terutama dalam menjaga kualitas produk sekaligus menekan pemborosan pada tahap produksi.

Efisiensi Produksi sebagai Kunci Keberlanjutan Usaha Lokal

Dalam usaha pengolahan hasil laut, efisiensi produksi menjadi faktor penting karena berkaitan langsung dengan biaya operasional, kualitas produk, dan daya saing usaha. Proses produksi yang belum tertata dengan baik dapat menyebabkan pemborosan bahan baku, waktu kerja yang kurang optimal, serta ketidakkonsistenan mutu produk. Oleh karena itu, pelaku usaha perlu memahami pentingnya pengelolaan produksi secara lebih sistematis.

Toko Krupuk Risma menjadi ruang yang relevan untuk melihat bagaimana proses produksi olahan hasil laut dijalankan pada skala usaha lokal. Kegiatan produksi kerupuk membutuhkan perhatian pada beberapa tahapan, mulai dari pemilihan bahan baku, pencampuran adonan, pengolahan, pengeringan, pengemasan, hingga penyimpanan produk. Setiap tahapan tersebut memiliki potensi pemborosan apabila tidak dikelola dengan prinsip efisiensi.

IMG 20260710 WA0045

Tim dosen menekankan bahwa efisiensi produksi tidak selalu harus dimulai dari penggunaan teknologi mahal. Efisiensi dapat dilakukan melalui langkah sederhana, seperti penataan alur kerja, pengukuran bahan baku secara konsisten, pengendalian waktu produksi, pengurangan produk gagal, pencatatan hasil produksi, serta pemeliharaan peralatan secara berkala. Langkah-langkah tersebut dapat membantu pelaku usaha meningkatkan produktivitas tanpa harus menambah beban biaya yang besar.

Penguatan Manajemen Produksi dan Kualitas Produk

Kegiatan pengabdian ini juga menjadi ruang dialog antara akademisi dan pelaku usaha mengenai pentingnya manajemen produksi dalam usaha pengolahan hasil laut. Manajemen produksi tidak hanya berkaitan dengan jumlah produk yang dihasilkan, tetapi juga mencakup kualitas, keamanan pangan, ketepatan waktu produksi, serta kemampuan memenuhi permintaan konsumen.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah pengelolaan bahan baku. Dalam industri olahan hasil laut, kualitas bahan baku sangat menentukan cita rasa, tekstur, aroma, dan daya simpan produk. Oleh karena itu, pelaku usaha perlu memperhatikan proses pemilihan, penyimpanan, dan penggunaan bahan baku agar mutu produk tetap terjaga. Penggunaan bahan baku yang tepat juga dapat mengurangi risiko kerusakan produk dan meningkatkan efisiensi biaya.

Selain bahan baku, pengendalian kualitas juga menjadi aspek penting. Produk kerupuk yang baik perlu memiliki karakteristik yang konsisten, baik dari segi rasa, ukuran, kerenyahan, maupun tampilan kemasan. Konsistensi mutu menjadi faktor yang dapat meningkatkan kepercayaan konsumen. Dalam kegiatan ini, dosen memberikan pemahaman bahwa kualitas produk yang stabil dapat menjadi keunggulan kompetitif bagi usaha lokal di tengah persaingan pasar yang semakin luas.

Pemanfaatan Strategi Sederhana untuk Meningkatkan Produktivitas

Efisiensi produksi pada usaha lokal dapat ditingkatkan melalui penerapan strategi sederhana yang sesuai dengan kapasitas pelaku usaha. Salah satunya adalah pencatatan produksi harian. Dengan pencatatan yang rapi, pelaku usaha dapat mengetahui jumlah bahan baku yang digunakan, jumlah produk yang dihasilkan, tingkat kerusakan produk, serta kebutuhan produksi pada periode berikutnya.

Pencatatan tersebut juga membantu pelaku usaha dalam menghitung biaya produksi secara lebih akurat. Dengan mengetahui biaya bahan baku, tenaga kerja, kemasan, dan biaya operasional lainnya, pelaku usaha dapat menentukan harga jual yang lebih tepat. Hal ini penting agar usaha tidak hanya mampu menjual produk, tetapi juga memperoleh keuntungan yang berkelanjutan.

Selain pencatatan, pengaturan alur produksi juga menjadi perhatian. Alur kerja yang tertata dapat mengurangi waktu tunggu, mempercepat proses produksi, dan meminimalkan kesalahan kerja. Dalam konteks Toko Krupuk Risma, penataan proses produksi dapat diarahkan pada pembagian tahapan kerja yang lebih jelas, penggunaan peralatan yang lebih efisien, serta pengelolaan ruang produksi yang mendukung kebersihan dan kelancaran aktivitas usaha.

Kolaborasi Akademisi dan Pelaku Usaha Pengolahan Hasil Laut

Kegiatan pengabdian masyarakat di Toko Krupuk Risma menunjukkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku usaha lokal. Perguruan tinggi memiliki peran tidak hanya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pendampingan, edukasi, dan pemecahan masalah berbasis kebutuhan lapangan.

Melalui kegiatan ini, dosen dapat melihat secara langsung dinamika usaha pengolahan hasil laut di Kota Surabaya. Sementara itu, pelaku usaha memperoleh masukan akademik yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas usaha. Kolaborasi seperti ini penting karena banyak pelaku usaha lokal memiliki potensi besar, tetapi masih menghadapi keterbatasan dalam aspek manajemen produksi, pencatatan usaha, pengendalian mutu, dan strategi pengembangan pasar.

Pengabdian masyarakat ini juga memperlihatkan bahwa penguatan UMKM tidak hanya berkaitan dengan pemasaran, tetapi juga harus dimulai dari perbaikan proses internal usaha. Produksi yang efisien akan membantu pelaku usaha menghasilkan produk yang lebih kompetitif, menjaga kualitas, menekan biaya, dan meningkatkan kepuasan konsumen.

Respons Positif dan Harapan Lanjutan

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Toko Krupuk Risma mendapat respons positif karena mampu mempertemukan pengetahuan akademik dengan praktik usaha secara langsung. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pandangan konseptual mengenai efisiensi produksi, tetapi juga membahas persoalan nyata yang dihadapi pelaku usaha dalam menjalankan proses pengolahan hasil laut.

Ke depan, kegiatan seperti ini diharapkan dapat dilanjutkan melalui pendampingan yang lebih terarah, terutama dalam aspek perbaikan alur produksi, pencatatan biaya, pengendalian kualitas, pengemasan produk, dan strategi pemasaran. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, Toko Krupuk Risma dan usaha sejenis di Kota Surabaya diharapkan dapat semakin berkembang sebagai bagian dari ekosistem UMKM pengolahan hasil laut yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.

Melalui kegiatan ini, pengabdian masyarakat tidak hanya menjadi agenda akademik, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara perguruan tinggi, pelaku usaha, dan masyarakat. Efisiensi produksi pengolahan hasil laut menjadi langkah penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, meningkatkan nilai tambah produk daerah, serta memperkuat daya saing UMKM di Kota Surabaya.

 

Penulis:Dr. Allen Pranata Putra, S.E., M.KP.

Editor : Hariono