MALANG – Hari ketiga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Malang diisi dengan kegiatan yang tidak hanya membangun kedisiplinan, tetapi juga menanamkan nilai keagamaan dan kebugaran kepada para siswa.
Kegiatan berlangsung pada Kamis (20/8/2026) mulai pukul 04.30 WIB. Sebanyak 310 siswa dan siswi Sekolah Rakyat mengikuti pendampingan salat Subuh berjamaah di masjid, kemudian dilanjutkan dengan senam pagi di halaman depan sekolah.
Pendampingan tersebut dilakukan Bati Tuud Koramil 12 Bantur Peltu Tomy Umbarsono bersama Babinsa Desa Srigonco Sertu Sugeng Widodo.
Sejak dini hari, para siswa diarahkan untuk mengikuti rangkaian kegiatan secara tertib. Setelah melaksanakan ibadah salat Subuh, mereka kemudian mengikuti senam pagi sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran sekaligus membangun semangat sebelum menjalani aktivitas pembelajaran.
Bati Tuud Koramil 12 Bantur Peltu Tomy Umbarsono mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendampingan kepada para siswa selama pelaksanaan MPLS.
Menurutnya, pembiasaan positif seperti salat berjamaah dan olahraga pagi penting untuk membentuk karakter siswa agar memiliki kedisiplinan, kebersamaan, serta pola hidup sehat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pendampingan sekaligus membiasakan anak-anak untuk memulai aktivitas dengan ibadah dan menjaga kebugaran. Harapannya, mereka semakin disiplin, sehat dan memiliki semangat dalam mengikuti kegiatan di Sekolah Rakyat,” ujar Peltu Tomy.
Ia menambahkan, kehadiran personel Koramil dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan motivasi dan rasa nyaman kepada para siswa selama mengikuti rangkaian MPLS.
Kegiatan hari ketiga MPLS itu pun berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Setelah salat Subuh dan senam pagi, para siswa selanjutnya bersiap mengikuti agenda pembelajaran dan kegiatan sekolah lainnya.
