Prabowo Tak Kaget Noel Kena OTT: “Sudah Sering Diingatkan”

Prabowo indonesia raya 1734258336

Jakarta, SINAR DUNIA MEDIA — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyatakan tidak terkejut atas penangkapan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar pada Rabu malam.

Menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Presiden Prabowo telah berulang kali mengingatkan seluruh anggota Kabinet Merah Putih untuk menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan kewenangan. “Beliau menyayangkan kejadian ini, tapi tidak kaget. Sudah berkali-kali diingatkan soal semangat pemberantasan korupsi,” ujar Prasetyo di Istana Kepresidenan.

Latar Belakang Penangkapan

Immanuel Ebenezer, yang dikenal sebagai mantan Ketua Relawan Jokowi Mania (JoMan), ditunjuk sebagai Wamenaker pada Oktober 2024 setelah menyatakan dukungan kepada pasangan Prabowo–Gibran. Ia ditangkap bersama sejumlah pejabat Kemenaker terkait dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

KPK menyita barang bukti berupa uang tunai, puluhan mobil, dan sebuah motor mewah merek Ducati. Total ada 14 orang yang diamankan dalam OTT tersebut.

Sikap Tegas Presiden

Prabowo menegaskan bahwa proses hukum harus berjalan sesuai ketentuan. “Beliau menghormati proses di KPK dan menyerahkan sepenuhnya kepada hukum. Jika terbukti bersalah, Noel akan segera dicopot dari jabatannya,” tambah Prasetyo.

Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, juga menyatakan bahwa partai akan mengevaluasi status keanggotaan Noel di internal Gerindra. “Kami akan cek kembali, dan reshuffle kabinet adalah hak prerogatif Presiden,” ujarnya.


Sumber berita : Tribunnews.com